Kembali ke Debian Setelah 5 Tahun

setelah 5tahun lebih pakai windows, akhirnya saya bisa pakai debian lagi. kali ini dengan pola pikir baru, mengikuti kebutuhan sesuai jaman.

dulu saya sering sekali pakai gnome, tapi setelah tau kalo itu sangat bloated, saya tidak akan sentuh itu lagi. xfce adalah DE nomor 1 saya, tapi setelah sekian lama,  mungkin sudah saatnya saya pindah ke lain hati. setelah tanya2 gugel dan lihat2 reviu, saya memutuskan menggunakan KDE Plasma, sampai saat ini belum ada kendala, semoga kedepan juga terus begitu.

living on the edge, itu semboyan yang saya pakai ketika menggunakan debian. yang mana akan saya lanjutkan lagi. tapi saya sudah lupa gimana cara untuk pindah ke sid. sambil lari, sekaligus tidur.

saya berencana perbarui BIOS, ini hal yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya. ketika pakai windows, saya menyadari betapa pentingnya memperbarui BIOS itu.

AI. visi/misi saya pakai linux, yang pertama adalah pasang LLM secara lokal untuk pakai bisa AI, entah gagal atau tidak, kita lihat nanti.

TODOs:
https://wiki.debian.org/SSDOptimization#WARNING
https://wiki.debian.org/Firmware/Updates#HP

referensi:
https://share.google/4KANtvPQIw34G2fDW

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infinity Nikki

Filosofi Unix